Senin, 08 November 2010

Lens Effect Pada CorelDRAW

Di tutorial ini kita akan mencoba membuat atau mengaplikasikan Lens Effect pada CORELDRAW (semua versi mulai 11,12,X3,X4), dengan tutorial ini diharapkan kita dapat mengembangkan sendiri dari penggunaan Lens Effect menurut imajinasi kita masing-masing. Langkah-langkahnya sebagai berikut :

Mari kita mulai Tutorial Coreldraw Dasar kali ini:

1. Sudah pasti buka corelDraw dan buat blank page

2. Buatlah beberapa lingkaran seperti gambar dibawah ini


setelah itu seleksi dua lingkaran kiri dan lalu combine (Ctrl+L) lalu beri warna Hitam, dan buatlah satu lingkaran kecil lagi sehingga seperti pada gambar dibawah ini

Groupkan (Ctrl+G) semua lingkaran bagian Kanan, lalu seleksi semua object dan centerkan ( C ).

3. Buat satu lingkaran besar (lebih besar dari lingkaran pertama) dan beri warna putih, letakan sesuai keinginan seperti pada gambar dibawah ini

hilangkan Out Linenya.

4. Transparasikan lingkaran putih tadi dengan menggunakan Transparency tool

Lalu akan keluar submenu diatas, pilih radial


Setelah itu, masukan object Lingkaran putih tadi pada lingkaran hitam dengan menggunakan Power Clip (Effect >> Power Clip >> Place Inside Continer), Letakan Sesuai kehendak, Buatlah object baru berupa persegi dan gunakan Text Tool lalu klikan pada garis(tepat pada garis object)Persegi, tulis sesuka hati, Ungroupkan (Ctrl+U) lingkaran kanan pertama tadi dan seleksilah lingkaran kecil, beriwarna putih dan transparasikan kembali dengan menggunakan Transparency Tool dan pilih linier.

6. Seleksi lingkaran yag tadi satu group dengan lingkaran kecil, lalu klik Effect >> Lens pada menu


Maka akan muncul Docker Window seperti pada gambar dibawah ini



Pilih Magnify, dan sesuaikan Amount dengan keinginan kita, sehingga menjadi seperti pada gambar dibawah ini


Dan kita tinggal mengexportnya menjadi JPEG untuk membuatnya menjadi bitmap
Docker Window : Window yang menampilkan Perintah-perintah yang dapat kita gunakankembali saat kita melakukan editing

Hasilnya:

KAca PEmbesar 

Terimakasih dan Semoga bermanfaat, Selamat Mencoba dan Belajar Coreldraw 
SEMOGA BERMANFAAT

Kamis, 04 November 2010

Tardigrades / Beruang Air, Binatang Yang Bisa Hidup Di luar Angkasa

Tardigrades (dikenal dengan Water Bears / Beruang Air) merupakan bagian dari supefilum Ecdysozoa, filum Tardigrada . Ukurannya sangat kecil, hidup di air, dengan kaki berjumlah delapan. Tardigrades pertama kali dideskripsikan oleh Eprhaim Goeze pada tahun 1773.

Nama Tardigrades berarti “pejalan lambat” yang diberikan oleh Spallanzani (1777). Panjang tubuh tardigrades dewasa adalah 1,5 mm, paling kecil ukurannya 0,1 mm, larvanya berukuran 0,05 mm.
http://www.popsci.com/files/imagecache/article_image_large/files/articles/funcrypta06_338x263.jpg
http://tardigrade.acnatsci.org/tardigrades/pic311.png

Tardigrades bisa ditemukan di semua bagian dunia, mulai dari puncak Himalaya hingga di dasar samudera, dan dari kutub hingga di bagian ekuator. Tempat yang paling disukai di tempat berganggang. Di pantai, tanah maupun di air dapat dijumpai binatang mini ini.

http://images.chron.com/blogs/sciguy/archives/TNWP_Echiniscus%20madonnae%20(SEM).jpg

Hal yang paling menarik dari hewan ini adalah kemampuan untuk beradaptasi di lingkungan yang sangat ekstrim. Tardigrades dapat bertahan di lingkungan yang beku (0oC) hingga di tempat yang bertemperatur tinggi (151oc).

Bahkan dapat bertahan terhadap radiasi 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan jumlah radiasi di mana makhluk hidup lain dapat bertahan. Oleh karena itu, tardigrades dikenal sebagai hewan yang polyextremeophiles.

Dengan kemampuan tersebut, tardigrades merupakan makhluk hidup yang dapat bertahan bila terjadi perang nuklir atau bencana alam lain yang ekstrim. Bahkan tardigrades dapat hidup selama 120 tahun dalam kondisi kering.
http://www.baertierchen.de/tardigrade/tardigrade11/tardigrades.jpg


Kemampuan unik lainnya dari tardigrades adalah dapat bertahan di keadaan angkasa luar yang hampa udara. Pada suatu penelitian tardigrades dapat hidup selama10 hari di lingkungan luar angkasa.

Tardigrades yang mengangkasa menggunakan pesawat luar angkasa FOTON-M3 oleh European Space Agency, dapat bertahan hidup dalam keadaan hampa udara, terpapar sinar kosmik, dan bahkan dapat bertahan terhadap radiasi UV matahari 1000 kali lebih tinggi dibandingkan radiasi di permukaan bumi.

Sabtu, 30 Oktober 2010

5 Gunung Berapi Aktif Paling Berbahaya di Dunia

1. Chaitén




Terletak di Chile Selatan, tepi kaldera mencapai 1.122 meter di atas permukaan laut dan berjarak 3 km dengan diameter. Gunung berapi Chaiten mulai meletus pada Mei 2008. Kekuatan letusan itu meningkat secara signifikan menghasilkan aliran piroklastik dan lava ledakan. Pada bulan Februari 2009 yang sebagian disebabkan runtuhnya kubah lebih lanjut piroklastik mengalir turun melalui lembah sungai.








2. Mayon

Gunung Mayon terletak di provinsi Albay, di Luzon, di Filipina. Bagian dari Cincin Api Pasifik, merupakan salah satu gunung berapi yang paling aktif di Filipina telah meletus lebih dari 49 kali dalam 400 tahun terakhir.



3. Mount Etna

Terbesar dari tiga gunung berapi aktif di Italia berdiri pada 3.329 meter di atas permukaan laut di pesisir timur Sisilia. Salah satu gunung berapi yang paling aktif di dunia, Gunung Etna adalah dalam keadaan hampir konstan kegiatan. Yang paling terakhir adalah letusan abu pada April 2010.



4. Mount Nyiragongo

Gunung Nyiragongo terletak di Taman Nasional Virunga di Republik Demokratik Kongo. Kawah utama sekitar 2 km lebar. Sejak 1882 itu telah meletus sedikitnya 34 kali. Nyiragongo lava mengalir ras menurun dengan kecepatan hingga 60 mph.



5. Whakaari / White Island

White island terletak 28km dari biaya timur Pulau Utara Selandia Baru. Letusan di sini telah menghasilkan aliran lava baik dan ledakan abu. letusan Mayor di 1981-1983 banyak mengubah lanskap, dan ada letusan lebih lanjut pada tahun 2000 dan 2001.

Rabu, 27 Oktober 2010

Ikan Hiu Aneh Ditemukan di Jepang

 

Tokyo - Seekor hiu langka yang memiliki bentuk tubuh seperti belut dan tidak seperti hiu pada umumnya berhasil direkam seorang staf di sebuah taman laut Jepang beberapa waktu lalu. Rekaman videonya dalam keadaan hidup tergolong sangat jarang karena hiu jenis ini umumnya hanya menjelajahi wilayah perairan yang tidak terjangkau penyelam di kedalaman 600 m hingga 1000 m.
Hiu aneh sepanjang 1,6 meter yang mulutnya penuh gigi tajam dan panjang. pertama kali dilaporkan nelayan lokal berada di sekitar pelabuhan . Informasi tersebut kemudian disampaikan ke Taman Laut Awashima di Shizouka, Tokyo bagian selatan. Saat ditemukan dan direkam staf taman laut, hiu tersebut dalam kondisi yang mengenaskan meski masih kuat berenang dan membuka rahangnya.
Begitu tertangkap, dapat dipastikan bahwa ia jenis hiu rumbai (Chlamydoselachus anguineus) yang terkenal sebagai fosil hidup karena saking primitifnya dengan struktur tubuh yang nyaris tidak berubah sejak zaman prasejarah. “Kami kira ia mendekati permukaan laut karena sakit atau alasan lain yang menyebabkannya terbawa ke perairan dangkal sehingg lemah,” ujar salah seorang staf taman laut. Karena kondisi tubuhnya semakin memburuk, hiu rumbai tersebut mati beberapa jam setelah ditangkap. Hiu rumbai yang memangsa hiu lain dan hewan laut lainnya sebenarnya beberapa kali dilaporkan tertangkap jaring nelayan tapi jarang terlihat dalam keadaan hidup-hidup.





http://smadangawi.top-forum.net/berita-aneh-dan-unik-f27/ikan-hiu-aneh-ditemukan-di-jepang-t314.htm

Selasa, 26 Oktober 2010

jacket project

awalnya saya tidak kepikiran untuk mendisain jaket.. Tapi karena kepentingan kelas q desain jacket itu....

Beberapa model jacket yang sudah jadi.

my first designed

mungkin ini hanya beberapa karya, hasil kerja ku. yang kunilai sendiri masih sangat2 kurang.
Bebera Desain ku...